Wahyu 20:13 -- Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
Kamatian adalah salah satu akibat dosa, dari debu tanah kembali kepada debu tanah dari mana manusia telah diciptakan Allah (Kejadian 3:19). Apapun penyebab orang mati, semua akan mengalami yang namanya kebangkitan kembali. Di manapun orang itu mengalami kematian dan apapun penyebabnya serta bagaimanapun kondisinya, tidak akan sanggup menghalangi kuasa Tuhan untuk membangkitkan setiap orang.
Kitab wahyu menyebutkan adanya dua macam kebangkitan: yaitu kebangkitan pertama (Wahyu 20:6) yang khusus bagi semua umat Tuhan yang mati di dalam Tuhan, yang selama hidup menjadikan Tuhan yang utama dan menuruti firman-Nya. Mereka dibangkitkan dan diubahkan sehingga memiliki tubuh yang sempurna dan mulia untuk dibawa naik ke Sorga mulia (1 Korintus 15:51,52). Tetapi kebangkitan yang kedua adalah bagi semua orang jahat (Wahyu 20:5). Tidak ada yang tersembunyi bagi Allah, yang mati di dasar lautpun akan dibangkitkan agar dapat melihat betapa muliannya Yesus yang mereka tolak dan betapa bahagianya mereka yang telah pengikut Yesus walaupun menderita. Akhirnya kebinasaan kekal menjadi bagian mereka (Wahyu 20:14-15).
Kebangkitan yang mana yang akan kita alami nanti, ditentukan bagaimana kita hidup dan bagaimana hubungan kita dengan Tuhan sebelum kita mati. Jika kita hidup setia dan mati di dalam Kristus, kita akan dibangkitkan dan peroleh hidup yang kekal bersama Yesus (1 Tesalonika 4:16,17). Sebaliknya jika seseorang memilih menolak kasih karunia-Nya, lautan api akan menjadi bagiannya (Wahyu 20:15). Pilihan ada pada setiap pribadi. Tuhan memberkati. --- Krist
Tidak ada komentar:
Posting Komentar