Triwulan IV, Pelajaran ke-4
MENGHADAPI PERLAWANAN
PENDAHULUAN
a. Perlawanan terhadap karya Tuhan selalu ada bahkan sejak di Sorga oleh Lucifer.
b. Pembangunan Bait Suci juga tidak berjalan mulus, setan menggunakan orang dalam dan orang luar untuk menggagalkan proyek Tuhan itu.
d. Perlawanan akan selalu ada ketika kita membangun Bait Suci rohani kita di dunia ini..
I. PERLAWANAN DIMULAI:
a. Ketika orang Israel mulai membangun kembali Bait Suci, tetangga mereka — orang Samaria — menawarkan bantuan, (Ezra 4: 2) b. Bantuan itu ditolak karena dua alasan utama: Orang Samaria mencampur aduk penyembahan pada Allah dan penyembahan berhala (2 Raja 17:24-41).DAN Mereka adalah musuh orang Israel yang diakui (Ezra 4: 1).
c.Tujuan orang samaria adalah terlibat langsung pembangunan Bait Suci sehingga bisa mengacau dari dalam, bahkan berani menyogok para penguasa untuk menghentikan proyek Tuhan itu (Ezra 4:4,5).
II. PARA NABI PEMBERI SEMANGAT:
a. Perlawanan dari sekitar Yerusalem, membuat para pembangun Bait suci takut dan berhenti bekerja (Ezra 4-6).
b. Tetapi rencana Allah tidak akan dapat dihentikan manusia. Dia mengirim nabi Hagai untuk memberi dukungan dan dorongan semangat pada Zerubabel dan rombongan (Hagai 1:1,12-15).
c. Bahkan Dia mengirim nabi Zakharia untuk mendorong terjadinya kebangunan rohani dan jaminan perlindungan dari Allah (Ezra 5:1-5 dan Zakharia 1:1-6).
III. PENGHENTIAN PEKERJAAN
a. Musuh melakukan segala upaya untuk menghasut raja Darius (Ezra 5,6), dilanjutkan menghasut raja Ahasyweros bahkan Artahsasta, bahwa pembangunan itu bertujuan untuk menyusun kekuatan dan memberontak (Ezra 4:6-24).
b. Pekerjaan itu akhirnya benar-benar dihentikan oleh Artahsasta (Ezra 4:21-24).
c. Mengapa orang Yahudi berhenti membangun? Mereka meragukan kuasa Allah. Mereka berpikir jika ini rencana Allah maka semua akan berjalan lancar tanpa halangan. Mungkin ini bukan waktu yang tepat (Ezra 4:23,24).
d. Ketakutan, kekuatiran dapat melumpuhkan pikiran kita. Gantinya berfokus pada kuasa Allah, kita menjadi putus asa dan tidak berdaya.
IV. NEHEMIA MENGAMBIL TINDAKAN:
a. Nehemia begitu sedih mendengar pembangunan Yerusalem terhenti (Neh 1:1-4). Melalui doa dan puasa, Tuhan memilih Nehemia melalui perintah raja Artahsasta pada tahun 444 SM (Neh 2:5,6).
b. Tindakan Nehemia: Terus berdoa tiada henti (Neh 4:4,5), Bersama-sama terus membangun dengan segenap hati (Neh 4:6).
c. Ketika halangan semakin berat dari dari bangsa sekitar (Neh 4:7,8), mereka semakin giat berdoa (Neh 4:9), mengerahkan semua keluarga untuk berjaga (Neh 4:13) dan bergantung pada kuasa Tuhan yang maha besar (Neh 4:14).
d. Karena mereka melakukan pekerjaan yang Tuhan perintahkan, maka Tuhan yang akan berperang bagi mereka (Neh 4:20).
V. MELAKUKAN PEKERJAAN BESAR:
a. Juru minum raja adalah pekerjaan terhormat dan "besar" secara posisi di mata dunia (Neh 1:11). Tetapi terlibat dalam pekerjaan yang Tuhan perintahkan adalah jauh lebih besar dari posisinya (Neh 6:3).
b. Oleh karena sedang melakukan pekerjaan milik Tuhan, Nehemia tidak takut dan tidak mau kompromi dengan urusan dunia yang ditawarkan musuh-musuhnya (Neh 6:1-13).
c. Dengan pertolongan Tuhan, maka selesailah pembangunan tembok itu dalam waktu 52 hari (Neh 6:15,16).
KESIMPULAN
a. Ketika pelayanan kita mendapatkan perlawanan dari dalam dan luar gereja, Ingatlah bahwa pekerjaan Tuhan akan tetap berjalan.
b. Ketika kita mengandalkan kuasa-Nya, maka tidak ada yang mustahil, selalu ada jalan keluar, dan Tuhan akan membuatnya berhasil (Neh 6:15,16).
c. Melakukan pelayanan dalam pekerjaan Tuhan adalah "pekerjaan besar" (Neh 6:3), dan itu harus lebih besar dari semua pekerjaan yang ada pada kita.
Selamat Sabat, Selamat beribadah, Tuhan memberkati selalu. (Krist).