Mazmur 1:1 (bag.3)
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang TIDAK DUDUK DALAM KUMPULAN PENCEMOOH"
Semua orang senang dihormati dan bagaimanapun keadaannya hidupnya. Kalaupun penghargaan itu tidak didapatkan, paling tidak jangan dihina atau dicemooh, karena bagaimanapun keadaannya, setiap orang itu berharga di mata Tuhan, dan memiliki kesempatan untuk menerima anugrah pengampunan dan keselamatan. Istilah pencemooh, berasal dari kata Ibrani "luts" yang berarti orang yang suka menghina, merendahkan orang lain dengan tujuan untuk meninggikan diri sendiri. Mereka adalah orang-orang yang kurang ajar dan sombong (Ams.21:24). Para pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak (Amsal 15:12).
Pencemooh tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan sejati, karena hatinya dipenuhi iri, dengki dan rencana jahat. Lebih parah lagi, tindakan mencemooh, menghina dan merendahkan orang lain, juga dapat menghancurkan kebahagiaan orang lain yang menjadi korbannya. Itulah sebabnya, melalui kitab Mazmur kita diingatkan untuk "tidak duduk" atau tidak hidup bersama atau tidak menghabiskan waktu untuk bersepakat dengan para pencemooh, karena akibatnya bisa fatal; Kita bisa tertular menjadi pencemooh serta bisa kehilangan kebahagiaan dan kedamaian hidup.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita menjadi salah satu dari para pencemooh? Allah juga tidak tinggal diam kepada para pencemooh, terutama bagi mereka yang menghina iman orang lain, dan menganggap rendah kebenaran firman-Nya. "Sebab orang yang gagah sombong akan berakhir dan ORANG PENCEMOOH AKAN HABIS, dan semua orang yang berniat jahat akan dilenyapkan," (Yesaya 29:20). Tuhan memberkati. -- Krist
Tidak ada komentar:
Posting Komentar