Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 10:9

Wahyu 10:9 -- Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."

Untuk mengerti apa yang akan terjadi pada umat Tuhan di zaman akhir, maka Yohanes disuruh untuk memakan gulungan kitab kecil di tangan Malaikat itu. Rasa manis di mulut, melambangkan betapa manisnya, indahnya, enaknya janji dari setiap firman Tuhan bagi yang mendengar dan menyelidiki dengan tekun (Mazmur 119:103). Injil selalu merupakan kabar baik yang berisi janji dan kepastian kebahagiaan dan keselamatan bagi manusia. Tetapi ketika kita menghidupkan firman itu, apalagi ketika kita berusaha membagikan Injil itu, maka muncul banyak tantangan, ujian, kesulitan dan kekecewaan dan kepahitan. Itulah sebabnya kitab itu menjadi pahit di perut Yohanes.

Ketika William Miller mulai mengabarkan bahwa berdasarkan Daniel 8:14 Yesus akan datang pada 22 Oktober 1844, hal itu menjadi kabar baik yang manis yang menyebabkan terjadinya kebangunan rohani yang "sangat besar" di Amerika. Orang mulai hidup baik, saling mengampuni, menghabiskan waktu untuk belajar firman, beribadah, berdoa serta menjual segala milik mereka dan hasilnya diberikan pada orang miskin serta digunakan untuk  mengabarkan kabar baik itu. Tetapi ketika Yesus tidak datang pada hari itu, karena memang belum waktunya, melainkan berpindah pelayanan memasuki fase penghakiman di bilik Maha Suci di Sorga, maka terjadilah "kekecewaan besar". Banyak diantara mereka tidak percaya lagi pada Alkitab dan meninggalkan iman mereka. Kepahitan telah terjadi, Yesus belum datang dan mereka sudah kehilangan segala sesuatu yang mereka punya.

Itulah sebabnya Malaikat itu memerintahkan untuk "bernubuat lagi" kepada segala bangsa, kaum, bahasa dan raja. Yesus ingin agar umat-Nya tetap setia, tidak undur, kecewa dan tidak menjadi pahit karena Yesus pasti datang segera. Itulah umat di akhir zaman ini memiliki tugas khusus untuk mengabarkan berita kedatangan-Nya yang pasti kepada semua orang, sebuah kesempatan terakhir sebelum sangkakala terakhir dibunyikan. Karena ketika Yesus sudah datang, segala sesuatu sudah terlambat.

Saatnya sekarang untuk keluar dari kekecewaan, bangkit dari kepahitan dan hidup penuh sangat, karena ada tugas penting bagi kita memberitahukan hal besar tentang kedatangan-Nya.Yesus pasti datang segera. Tuhan memberkati.--- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...