Senin, 14 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Mazmur 1:1 (bag.1)

Mazmur 1:1(bag.1)
"Berbahagialah orang yang TIDAK BERJALAN NENURUT NASEHAT ORANG FASIK, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,"

Kata "Mazmur" berasal kata Ibrani "Mizmor" yang berarti puisi bermelodi atau nyanyian pujian yang biasanya digunakan dalam ibadah di bait suci di zaman Alkitab (Mazmur 30:1). Tetapi tidak sekedar puisi atau nyanyian, melainkan tulisan yang diilhamkan oleh Roh Kudus yang menubuatkan dan menceritakan tentang Yesus (Lukas 24:44). Menyanyikan Mazmur juga merupakan salah satu karunia rohani di gereja Perjanjian Baru (1 Kor 14:26), dan menjadi bagian hidup bagi umat Tuhan sampai akhir zaman (Kolose 3:16).
Kitab Mazmur diawali dengan pernyataan penting tentang kunci "kebahagiaan" yang sejati, yaitu TIDAK menuruti nasehat orang fasik. Kata "fasik" berasal dari kata Ibrani "rasha" yang berarti orang jahat, orang yang tidak bijaksana atau orang yang suka melawan firman Allah. Mengapa? Karena nasehat orang fasik itu dipenuhi dengan omongan yang kosong dan tidak suci (2 Tim 2:16), suka menyimpan dan memancing kemarahan (Ayub 36:13), menolak keberadaan Yesus sebagai Tuhan (Yudas 1:4), selalu berbuat curang (Yesaya 26:10), dan orang fasik akan dihukum pada saat Yesus datang kembali (Maleakhi 4:1).
Tidak semua nasehat yang kita dengar itu baik. Kita perlu selektif dalam memilihnya, agar jangan terjebak berjalan menurut nasehat orang fasik yang menjerumuskan kita ke dalam dosa dan merampas semua kebahagiaan yang Tuhan anugrahkan pada kita. Jadikan Firman Tuhan sebagai nasehat, sebagai pelita dan terang bagi jalan kehidupan kita (Maz 119:105). Tuhan memberkati.- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...