Mazmur 1:5 (bag. 2)
"Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula ORANG BERDOSA DALAM PERKUMPULAN ORANG BENAR."
Bukankah kita diperintahkan untuk menjadi terang bagi dunia? (Matius 5:14). Bukankah Tuhan menginginkan kehadiran umat-Nya menjadi berkat bagi orang lain? (Matius 5:16). Lalu apa maksud pemazmur mengatakan bahwa orang berdosa tidak akan tahan dalam perkumpulan orang benar? Apakah kita tidak boleh bergaul dengan mereka? Pola hidup! Ya, gaya hidup dua kelompok manusia itu saling bertentangan satu dengan yang lain. Tuhan menghendaki kita terlibat aktif dalam pergi, menjadikan semua orang menjadi murid Yesus (Matius 28:19,20), dan memiliki pola hidup seperti Dia agar cocok dengan kehidupan Sorga.
Umat Allah mencintai firman Tuhan, sehingga mereka berbahagia ketika mengkhususkan waktu untuk membaca dan merenungkannya siang dan malam (Mazmur 1:2) dan menghidupkannya (Wahyu 1:3), sedangkan bagi orang fasik mempelajari firman Tuhan itu buang-buang waktu dan sia-sia. Bagi umat Tuhan kabar keselamatan adalah kabar baik, tetapi bagi orang fasik berita tentang kematian Yesus di salib adalah suatu kebodohan (1 Korintus 1:23). Umat Tuhan menuruti semua perintah Yesus sebagai tanda kasih (Yoh 14:15), sedangkan bagi orang fasik semua perintah dalam hukum Taurat sudah dihapuskan (Efesus 2:15).
Mengapa orang berdosa tidak akan berada di Sorga, di mana umat-umat Tuhan akan hidup selamanya? Karena mereka tidak akan cocok dengan semua peraturan Sorga. Mereka akan menderita dengan pola hidup yang ada dalam kehidupan umat Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan mau kita hidup menurut teladan Yesus (1 Yoh 2:6) untuk mempersiapkan kita hidup menyesuaikan diri dengan pola hidup Sorgawi. Tuhan memberkati. -- Krist
Tidak ada komentar:
Posting Komentar