Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 11:1

Wahyu 11: 1 --- Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

"Mengukur" adalah kegiatan awal yang dilakukan sebelum membuat suatu bangunan. Pengukuran Bait Suci di zaman Yehezkiel diadakan untuk pemulihan "restoration"atau pembangunan kembali setelah orang Israel menyadari pelanggaran mereka dan bertobat (Yehezkiel 39 & 40). Tiga bagian yang diukur yaitu Bait Suci, Mezbah dan umat yang sedang berbakti, juga menunjukkan pada peristiwa terpenting dalam Alkitab yaitu hari Grafirat atau hari pendamaian (Imamat 16:16-19). Dengan demikian, Melalui Yohanes Yesus menunjukkan bahwa mereka yang hidup di saat pekabaran sangkakala keenam, sedang hidup di masa penghakiman. Umat Tuhan sedang diukur, dihakimi, diperiksa kehidupannya (1Petrus 4:17), Allah sedang mengadakan pemulihan  bagi umat-Nya agar siap menyambut kedatangan-Nya.

Pengukuran, pemulihan atau kebangunan rohani dan pemeteraian berjalan bersama-sama. Karena tujuan pemulihan adalah untuk mempersiapkan umat Tuhan menerima meterai Allah. Tanpa kebangunan rohani, mereka yang sedang beribadah di dalam rumah Tuhan atau mereka yang mengaku sebagai umat Allah yang setia, tidak akan dimeteraikan. Tujuan pemulihan dan Pemeteraian adalah memisahkan umat Tuhan dengan mereka yang menolak Injil Yesus.

Ibadah yang baik tidaklah cukup. Kita perlu kebangunan rohani secara pribadi. Karena Tuhan meghakimi kita secara pribadi. Dia mau mengadakan pemulihan bagi setiap pribadi di rumah Allah. Sekaranglah waktunya untuk membuka hati kita agar Yesus masuk dan memulihkan kita untuk siap dimeteraikan sebagai milik-Nya. Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...