Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 11:19

Wahyu 11:19 -- Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

Adalah fakta bahwa dua loh batu yang di atasnya Allah telah mengukir dengan jari-Nya sendiri sepuluh perintah yang diberikan kepada Musa (Keluaran 31:18), saat ini tidak ditemukan lagi wujudnya. Tetapi tidak berarti sepuluh perintah yang aslinya disimpan di dalam tabut perjanjian itu tidak berlaku lagi atau bebas dirubah sesuka hati (1 Raja-raja 8:9). Sepuluh hukum itu adalah gambaran dari tabiat penuh kasih yang dikehendaki Allah bagi umat-Nya, sehingga bersifat kekal dan tak berubah. "Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya." (Yakobus 2:10).

Dalam kuasa Roh Kudus rasul Paulus menegaskan kembali "Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik." (Roma 7:12). Tidak ada alasan bagi Tuhan untuk merubah atau bahkan menghapus sebagian dari sepuluh perintah yang tertulis dalam Keluaran 20:2-17 itu. Bisa saja manusia dengan berbagai alasan merubah sebagian dari pada hukum itu, dan Allah tahu sejak semula akan ada orang yang merubahnya, tetapi Allah telah menyimpan tabut perjanjian yang hilang itu dengan dua loh batu di dalamnya untuk menjadi dasar penghakiman-Nya yang adil dan benar.

Jika kita benar-benar mengasihi Yesus yang telah mati untuk menyediakan keselamatan bagi kita, bukankah lebih mudah dan lebih baik menurut semua yang diperintahkan Allah bagi kita? (Yohanes 14:15). Haruskah kita berdalih dan tetap mempertahankan pendapat kita jika itu bertentangan dengan Firman-Nya? Waktu kedatangan-Nya sudah sangat dekat. Sekarang waktunya untuk hidup menurut kehendak-Nya, karena besuk mungkin sudah terlambat. Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...