Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 13:8

Wahyu 13:8 -- Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

Fakta adalah dasar dari pengadilan Tuhan. Itulah sebabnya segala sesuatu yang terjadi pada setiap orang ditulis dalam buku-buku catatan di dalam Sorga. Tujuannya adalah menunjukkan keadilan dari setiap tindakan Allah. Setiap perbuatan melawan Allah atau dosa dicatat dengan teliti di sebuah kitab (Yesaya 65:6,7). Demikian juga setiap perbuatan baik yang perlu untuk diingat dicatat di sebuah kitab yaitu "buku peringatan" (Maleakhi 3:16). Sedangkan buku kehidupan dari Anak Domba adalah kitab catatan daftar nama-nama mereka yang menerima kematian Yesus sebagai juruselamat (Filipi 4:3) yang akan menerima kehidupan  yang kekal.

Satu amaran diberikan, agar nama kita tetap tertulis dalam kitab kehidupan, kita harus tetap setia di dalam Yesus. Kita harus waspada dan tidak terjebak dalam ibadah kepada kuasa kejahatan itu atau mengikuti ajaran palsu dari agen setan yang bertentangan dengan firman-Nya. Allah kita adalah Allah yang adil, yang menghakimi setiap orang berdasarkan apa yang tertulis di dalam buku-buku Sorga yang tidak mungkin salah (Wahyu 20:12).

Waktunya bagi kita untuk mengoreksi diri sendiri, di manakah kita sedang berpihak saat ini. Waktunya bagi kita untuk bersikap kepada siapa kita harus beribadah. "Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab" (Ibrani 4:13).  Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...