Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 14:6

Wahyu 14:6 -- Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,

Allah itu kasih adanya (1 Yohanes 4:8), dan kasih-Nya tidak pernah berubah selama-lamanya. Dia ingin tidak ada seorangpun manusia yang binasa. Pengorbanan-Nya dengan meninggalkan takhta Sorga, menjadi manusia, melayani sebagai hamba dan mati di salib Golgota (Filipi 2:5-8) menjadi jalan keselamatan bagi manusia dari upah dosa yang adalah kematian kekal (Roma 6:23).

Itulah Injil Kristus, Injil yang kekal, yang sesuai dengan tabiat Allah, Injil itu tidak pernah berubah, tidak boleh ditambah ataupun dikurangi. Pekabaran tentang keselamatan di dalam Yesus harus tersebar kepada semua bangsa, suku, bahasa dan kaum untuk menjadi amaran terakhir sebelum Dia datang kembali untuk menjemput semua umat-Nya. Allah itu adil dan penuh kasih. Dia memberi kesempatan bagi setiap orang secara pribadi untuk menentukan pilihan  dan sikap terhadap Injil yang kekal itu.

Kita sudah tahu Injil yang kekal itu. Pertanyaannya, sudahkah kita mempercayainya dan bahkan hidup menurut Injil itu? Dan Sudahkah kita membagikan kabar baik itu kepada sesama kita? Tuhan memberkati. -- Krist.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...