Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 14:8

Wahyu 14:8 - Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya."

Kata "Babel" dalam bahasa Ibrani berarti "kekacauan" (Kajadian 11:9). Allah yang mengacaukan bahasa manusia, karena manusia telah membuat menara yang menjulang ke langit untuk tinggal, menentang rencana Allah untuk menyebar memenuhi bumi (Kejadian 11:4). Babel adalah lambang perlawanan terhadap Allah, yang juga ditunjukkan dengan membangun patung emas Nebukadnezar untuk disembah (Daniel 3:5). Ini adalah Babel rohani yaitu “sikap memberontak terhadap Allah, penyembahan yang palsu dan semua usaha untuk selamat dengan cara sendiri”.

Isi Injil yang kekal adalah keselamatan hanya melalui Yesus. Semua teori yang bertentangan dengan itu, adalah Babel. Itulah sebabnya, Pekabaran malaikat yang kedua memberikan pengumuman bahwa "Babel" sudah dirubuhkan. Mengapa Babel Rohani akan dihancurkan Allah? Karena telah menyesatkan segala bangsa dengan percabulan rohani, ibadah yang salah, ajaran Injil yang palsu  yang bertentangan dengan Firman Tuhan. (Wahyu 14:8) Babel tidak sanggup membawa manusia kepada keselamatan.

Bagaimana seharusnya sikap umat Tuhan di akhir zaman? Segera keluar dari Babel rohani, bertobat, dan menyembah  Allah yang benar, dengan cara yang benar, di hari yang benar, supaya tidak ikut dibinasakan (Wahyu 18:2-4). Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...