Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 16:12

Wahyu 16:12 - Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur.

Sungai Efrat idenntik dengan Babilon, karena sungai besar itu mengalir dengan indah melalui pusat kota kerajaan Babel. Kota benteng yang yang tinggi dan kuat membuat kerajaan tertua di dunia itu tidak dapat di taklukkan oleh bangsa lain. Tetapi  Babel menjadi sombong dan angkuh di hadapan Tuhan (Daniel 4:30), dan dengan sengaja melawan Allah melalui pemaksaan ibadah palsu, yaitu penyembahan patung Nebukadnezar (Daniel 3:5,6), serta menghancurkan Bait Allah dan mencemarkan peralatannya (Daniel 5:2). Pada akhirnya, pada tahun 539 SM, Medio dan Persia menaklukkan Babel dengan cara mengalihkan air sungai Efrat ke tempat lain, sehingga pasukan musuh dengan leluasa masuk melalui sungai yang kering dan menghancurkan Babel yang sombong itu dari dalam (Daniel 5:30).

Untuk mempersiapkan kedatangan Yesus yang kudua kalinya, sebagai raja dari timur, maka tulah keenam dicurahkan sebagai hukuman atas sungai Efrat yaitu Babel rohani. Pembawa ajaran palsu yang menyesatkan segala bangsa itu, pada akhirnya akan "kering". Umat manusia akan menyadari bahwa kebenaran yang mereka terima dan yakini dari guru-guru dan rohaniawan palsu itu, ternyata tidak sanggup menuntun mereka pada keselamatan bahkan ujungnya menuju maut. Saat Babel rohani itu akan menerima hukuman dari Yesus, sungai Efrat rohani itu akan menjadi kering, yaitu ditinggalkan oleh semua pengikutnya yang telah merasa tertipu oleh ajaran yang menyesatkan itu, dan bahkan mereka akan balik melawan dan menyalahkan para pemimpin agama yang telah menyesatkan itu (Wahyu 16:12). Tetapi sayang, semua penyesalan itu, sudah terlambat.

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengoreksi diri sendiri, apakah kita sudah betibadah kepada Allah yang benar dengan cara yang benar yang berdasarkan firman-Nya ( Maz 119:105). Jika tidak, kita akan menyesal, tetapi bisa jadi saat kita menyadarinya, penyesalan itu sudah terlambat. Tuhan memberkati. -- Krist.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...