Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 17:1

Wahyu 17:1 --- Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.

kata "pelacur" adalah istilah untuk kehidupan yang tidak setia. Tetapi di dalam konteks ayat di atas, yang dibicarakan adalah "pelacur rohani" yang menunjukan adanya praktik kehidupan rohani yang tidak setia pada Tuhan, tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Suatu kehidupan yang bertentangan dengan firman-Nya. Pelacur besar, menunjuk pada adanya penyimpangan besar yang dilakukan dalam dunia rohani. Dan bagi pelakunya, pada akhirnya akan ada putusan atau penghukuman dari Tuhan.

Mengapa disebut dengan "pelacur besar"? Selain karena penyimpangan yang dibuat sangat besar dan bahkan telah menjadi tindakan yang melawan Allah, pengaruh yang ditimbulkan juga sangatlah besar.  Pelacur itu duduk  di tempat yang banyak airnya, yang berarti Babilon rohani itu telah menyesatkan bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa (Wahyu 17:15). Seluruh dunia tidak menyadari bahwa "penampilan" yang tampaknya serba rohani itu, yang dianggap sebagai kebenaran itu, ternyata ujungnya menuju maut, kebinasaan kekal (Amsal 16:25).

Semakin dekat dengan akhir dunia, semakin hebatlah penipuan dan penyesatan akan muncul. Tetapi satu hal yang harus kita percayai: apapun itu, seindah dan sehebat apapun, jika tidak sesuai dengan firman Tuhan ujungnya akan menuntun pada kebinasaan. Waktu penghukuman itu semakin dekat. Diperlukan kewaspadaan dan kerendahan hati untuk didapati tetap setia sesuai dengan Firman-Nya. Tuhan memberkati. --Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...