Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 17:11

Wahyu 17:11 -- Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.

Allah selalu pegang kendali terhadap semua peristiwa yang terjadi di muka bumi ini, untuk kebaikan anak-anak-Nya. Oleh karena campur tangan Tuhan, kekuasaan agama politik itu  "pernah tidak ada" atau dicabut kejuasaannya, sehingga ada waktu yang cukup bagi umat Tuhan  untuk dapat berkembang dan membagikan iman mereka pada dunia (Wahyu 17:11). Tetapi di akhir zaman, sesaat sebelum Yesus datang yang kedua kalinya, akan muncul kembali sebagai raja kedelapan, yang tetap tampil sebagai rohaniawan dan akan menggunakan seluruh kekuatan politik di dunia yang dilambangkan dengan sepuluh tanduk untuk melawan Anak Domba Allah (Wahyu 17:12-17).

Namun demikian, semua usaha kuasa kejahatan pada akhirnya akan tetap kalah. Raja kedelapan yang sebenarnya "kekuasaan yang sama" dengan raja ketujuh yang muncul kembali itu, tampaknya berhasil menguasai seluruh dunia, dan menjadikan semua raja menurut pada pengaruhnya, serta membuat sebagian besar penduduk bumi mengikutinya (Wahyu 17:2), pada akhirnya harus mendapatkan kenyataan bahwa dia sudah dikalahkan dan harus binasa sebagai pihak yang melawan Allah.

Pelajaran bagi kita hari ini, jangan mudah percaya dengan segala sesuatu walaupun "tampaknya" baik dan kedengaran sebagai kebenaran. Tetapi semua harus diuji dengan firman Tuhan sebagi kebenaran yang sesungguhnya, dan orang yang hidup menurut firman itu, akan dikuduskan oleh Allah (Yohanes 17:17). Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...