Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 18:6

Wahyu 18:6 -- Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya;

Begitu hebatnya kerajaan Babel meninggikan diri dihadapan Allah, maka nabi Yeremia menyebut negara yang dilewati sungai Efrat itu dengan "merataim" yang berarti pemberontakan ganda (Yeremia 20:51). Ya, perlawanan terhadap otiritas Allah dan  firman-Nya, adalah pemberontakan ganda. Jika kita tahu apa yang benar dari Alkitab dan kita memilih untuk tidak menurutinya dengan alasan apapun yang kita buat, berarti kita sedang mengadakan pendurhakaan rangkap dua terhadap Allah.

Itulah yang dilakukan oleh "Babel rohani" dan segala bangsa yang tertipu oleh ajaran-ajaran palsu yang menyesatkan itu. Tindakan beribadah menurut cara sendiri, di waktu dan hari yang ditentukan sendiri, merubah hukum Allah berdasarkan kebenaran sendiri, menyebabkan para pemberontak rohani itu akan mendapatkan hukuman dan penderitaan dua kali lipat dari Tuhan Yang Maha Benar (Wahyu 18:6,7).

Kesempatan yang sama diberikan Tuhan kepada setiap orang untuk diselamatkan dengan jalan percaya di dalam Yesus (Yohanes 3:16) dan hidup benar mengikuti teladan-Nya (1 Yohanes 2:6). Praktek kehidupan rohani yang bertentangan dengan teladan Yesus, berarti "merataim" atau pemberontakan ganda terhadap Allah. Bagaimana dengan kita saat ini? Apakah kehidupan rohani kita sudah meneladani kehidupan Yesus? Tuhan memberkati.-- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...