Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:11

Wahyu 21:11 -- Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.

Nama di dalam Alkitab menunjuk pada karakter atau tabiat. Dan nama Israel berarti "pemenang" yaitu orang-orang yang menang melewati pergumulan bersama dengan Tuhan. Itulah sebabnya, ketika nama-nama kedua belas suku Israel tertulis di atas pintu gerbang Yerusalem baru, nama-nama itu berbeda dengan nama anak-anak Yakub atau suku-suku Israel pada mulanya (Kejadian 49:1-28). Di kitab Wahyu, nama suku "Dan" tidak masuk dalam daftar dua belas suku Israel yang namanya tertulis di atas gerbang Yerusalem baru, tetapi justru diganti dengan suku baru yaitu Manasye anaknya Yusuf, cucunya Israel (Wahyh 7:4:8).

Mengapa demikian?  Suku "Dan" terlibat dalam penyembahan berhala dan mengangkat imam bagi berhala (Hakim-hakim 18:27-31), bahkan di zaman raja-raja, Manasye menjadi pusat penyembahan berhala (1 Raja-raja 12:29-30). Tetapi mengapa suku Manasye yang menggantikan suku "Dan"? Mengapa bukan Efraim, saudaranya yang diberkati dan menerima hak kesulungan? (Kejadian 48:14). Pada kenyataannya baik Manasye maupun Efraim pernah terlibat penyembahan berhala. Tetapi Efraim tidak bertobat (2 Tawarikh 30:1,10), sedangkan Manasye bertobat dan meninggalkan penyembahan berhala (2 Tawarikh 30:11,12).

Ingat, nama-nama suku Israel menggambarkan para pemenang dalam iman. Hanya mereka yang bertabiat sebagai pemenang dalam pertandingan iman, yang walaupun pernah jatuh tetapi bangkit kembali dan bertobat, yang namanya akan abadi di Yerusalem Baru. Bagaimana dengan kita? Tetap teguh dalam iman, maka kita akan ada di Yerusalem baru. Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...