Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:15

Wahyu 21:15 -- Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk MENGUKUR KOTA itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

Kegiatan mengukur diadakan untuk memastikan keberadaan sesuatu hal. Dengan kata lain, sesuatu bisa diukur kalau sesuatu itu benar-benar ada, nyata atau dapat dibuktikan keberadaannya. Dengan demikian, tindakan mengukur kota Yerusalem baru  beserta dengan pintu gerbang dan temboknya secara terperinci adalah "lambang" untuk memberikan kepastian kepada umat manusia bahwa kota yang dijanjikan Tuhan itu bukan sekedar dongeng, tetapi benar-benar ada dan nyata. Karena di kota Yerusalem baru itulah tempat di mana Yesus akan tinggal bersama dengan umat-Nya, "Imanuel" (Wahyu 21:3).

Kota itu berbentuk bujursangkar, dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi yang sama yaitu 12.000 stadia. Bujur sangkar memiliki 4 sisi dan 12 rusuk atau garis pinggir yang mengelilinginya dan masing-masing berukuran sama yaitu 12.000 stadia (Wahyu 21:16). Dengan demikian panjang seluruh rusuk kota itu adalah 144.000 stadia. Bilangan itu sama dengan jumlah mereka yang menang dan dimeteraikan, yaitu 144.000 orang (Wahyu 7:4), yang melambangkan   kesempurnaan.

Kesimpulannya adalah, kota Yerusalem baru yang disediakan Allah itu adalah tempat yang sempurna dan ideal bagi umat tebusan, baik yang hidup di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita termasuk umat yang telah ditebus oleh kematian Yesus? Tuhan memberkati.- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...