Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:22

Wahyu 21:22 -- Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah BAIT SUCI-nya, demikian juga ANAK DOMBA itu.

Allah memerintahkan Musa untuk membuat Bait Suci untuk tempat pertemuan antara Allah dengan umat-Nya. Secara keseluruhan Allah sendiri yang menentukan bahan yang digunakan, ukuran dan bentuk setiap perabot  bahkan warnanyapun ditentukan langsung oleh Allah sesuai dengan contoh yang ada di Sorga (Ibrani 8:5). Segala sesuatu yang ada pada Bait Suci, termasuk seluruh upacara korban dan pejerjaan Imam serta Imam besar adalah lambang dari pekerjaan penebusan yang dilakukan oleh Sang Anak Domba yaitu Yesus Kristus (Kolose 2:17).

Ketika Yesus mati sebagai Anak Domba Paskah (1 Korintus 5:7), menggenapi semua upacara di Bait Suci di dunia ini, dan kebangkitan serta kenaikan-Nya menandai mulainya pelayanan Yesus di Sorga sebagai Imam Besar dengan membawa darah-Nya sendiri sebagai kurban yang sempurna untuk menebus umat  manusia (Ibrani 9:25-28). Tetapi mengapa di Yerusalem baru nanti tidak ada bangunan Bait Suci lagi secara fisik? Karena wujud sesungguhnya dari seluruh sistem Bait Suci itu secara langsung ada bersama umat-Nya. Allah, yaitu Yesus Sang Anak Domba itu sendiri akan tinggal bersama umat-Nya sampai selama-lamanya. Dengan demikian, tidak diperlukan berbagai simbol dan kurban yang dulu ada di Bait Suci di dunia ini.

Bukankah suatu kebahagiaan yang tidak tergambarkan ketika kita akan berjumpa dan melihat muka dengan muka bahkan hidup kekal dengan Yesus sang juruselamat itu? Kebahagiaan itu dimulai sekarang, di dunia ini. Izinkan Yesus masuk dan tinggal dalam hati, maka Dia, melalui Roh Kudus (Yohanes 14:26), akan menuntun kita sampai kehidupan kekal itu. Tuhan memberkati.-- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...