Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:6 (bag.3)

Wahyu 21:6 (Bag.3) -- Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari MATA AIR KEHIDUPAN.

Air adalah lambang kehidupan. Tanpa air dalam beberapa hari saja manusia akan mengalami banyak kesulitan, bahkan tidak mungkin bisa bertahan hidup di waktu yang lama. Sebagian besar aktifitas manusia sangat bergantung pada adanya air. Sumber air atau mata air adalah lambang kepedulian Tuhan bagi manusia. Ketika orang Israel kekuar dari Mesir dan mulai melintasi padang belantara, Allah menyediakan mata air, bahkan dari gunung batu untuk memenuhi kebutuhan sekitar 603.550 orang laki-laki berusia 20 tahun ke atas, belum termasuk perempuan dan anak-anak (Bil 1:45-46).

Haus, adalah lambang kerinduan manusia terhadap Allah. Pemazmur mengatakan: "Jiwaku haus kepada Allah yang hidup" (Mazmur 42:3). Allah, yaitu Alfa dan Omega, memberikan jaminan pemeliharaan bagi semua umat Tuhan yang akan hidup di dunia baru nanti, dengan menyediakan minum gratis dari mata air kehidupan yang tidak akan pernah kering, dan tidak mungkin akan berhenti mengalir. Mata air kehidupan melambangkan kasih Allah yang memberikan kepuasan dari kebutuhan manusia yang paling dalam sampai masa kekekalan.

Hanya Allah yang sanggup memberikan kepuasan bagi mereka yang haus akan keselamatan. Yesus menyatakan: Berbahagialah orang yang lapar dan HAUS akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan (Matius 5:6). Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...