Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:8 (bag.1)

Wahyu 21:8 (Bag.1) -- Tetapi orang-orang PENAKUT, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian kedua."

"Penakut"  adalah sebuah istilah yang biasanya kita berikan kepada orang-orang yang takut kegelapan, takut ketinggian, takut suara keras halelintar, bahkan ada yang takut dengan pikiran sendiri. Tetapi kata "penakut"  atau δειλοῖς" (deilois) di dalam Wahyu 21:8 tidak saja berarti "fearful" atau takut pada sesuatu, tetapi juga berarti "faithless" atau tidak memiliki iman. Dalam hal ini berarti ketakutan untuk mengakui Yesus sebagai juruselamat pribadinya karena ancaman penderitaan yang harus dihadapi selama di dunia ini. Ini adalah sikap penyangkalan terhadap kebenaran yang telah mereka terima, yaitu ketakutan untuk menyatakan iman mereka kepada dunia.

Yesus mengingatkan: "Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah." (Matius 12:8-9). Seorang "penakut" yang tidak akan masuk dalam kerajaan Allah adalah mereka yang meragukan kuasa Yesus, bahwa Dia sanggup menyertai, memberkati dan menyelamatkan umat-Nya.

Para penakut di pemandangan Yesus adalah, mereka yang menyangkal Yesus sebagai juruselamat pribadinya di depan manusia. Bagaimana dengan kita? Beranikah kita menyatakan iman kita kepada dunia? Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...