Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:8 (Bag.3)

Wahyu 21:8 (Bag.3) ---Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, ORANG-ORANG KEJI, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Kita sering mendengar istilah "keji" atau kekejian dalam kehidupan sehar-hari. Istilah itu berasal dari kata Yunani ἐβδελυγμένοις (ebdelygmenois) yaitu suatu tindakan yang dianggap kotor, najis, haram dan tercela, baik dilihat dari sudut pandang kalayak umum, teristimewa dipemandangan Allah.
Mereka menjadi keji karena mereka berpartisipasi dalam kegiatan yang dianggap menjijikkan bagi Allah. Mereka dianggap najis sehingga tidak akan pernah memasuki kota suci yang Allah telah siapkan.

Kegiatan keji di dalam Alkitab antara lain: makan binatang yang diharamkan oleh Allah (Imamat 11: 10-42); perilaku homoseksual (Imamat 18:22);  penyembahan berhala (Ulangan 7: 25-26); pengorbanan anak (Ulangan 12:31); memberikan persembahan korban yang tidak sempurna (Ulangan 17: 1); praktik ilmu sihir dan roh peramal  (Ulangan 18:12); dan juga praktik pelacuran rohani dengan jalan mengikuti ajaran yang bertentangan dengan firman Tuhan (Wahyu 17:4,5) serta masih banyak lagi yang lainnya. Semua itu adalah perilaku yang membangkitkan kemarahan Allah karena mereka melanggar hukum-Nya. Dalam hal ini, kekejian dan pemberontakan saling berkaitan.

Jika kita rindu hidup bersama Tuhan Yesus di Yerusalem baru, di dunia baru yang akan diciptakan kembali oleh Allah itu, jauhkanlah semua praktik kekejian itu dari kehidupan kita. Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...