Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 21:8 (bag.5)

Wahyu 21:8 (Bag.5) - Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh API DAN BELERANG; inilah kematian yang kedua."

Api dan belerang menjadi lambang kebinasaan total yang berasal dari Tuhan yang ditujukan bagi orang jahat, seperti yang terjadi pada Sodom dan Gomora (Kejadian 19:24). Itu tidak berarti Allah adalah kejam, tetapi justru menjadi bukti bahwa Allah adalah adil, yang memberi upah pada mereka yang setia dan hukuman bagi yang jahat (Mazmur 11:6,7). Hukuman menjadi tanda keadilan karena sebelum dilaksanakan, Allah memberikan pekabaran sebagai peringatan, serta memberikan waktu untuk bertobat.

Sebelum Sodom dihanguskan dengan api dan belerang, Allah telah memberi kesempatan bagi mereka dengan mengijinkan Lot hidup menjadi terang di tengah-tengah orang yang hidup dalam kejijikan. Sebelum pada akhirnya dunia ini dihancurkan dengan api dan belerang, Allah memberikan pekabaran khusus di akhir zaman ini dengan pekabaran tiga malaikat dengan membawa Injil yang kekal, yang mengajak semua manusia untuk beribadah kepada Allah sang pencipta, pada hari yang ditentukan Tuhan, serta menjahui ibadah palsu yang menuntun pada kebinasaan (Wahyu 14:6-10).

Injil yang kekal yaitu Yesus dan kehidupan-Nya ada tertulis dan bukunya ada pada kita. Pilihan ada pada kita, untuk menuruti firman Allah di dalam Injil itu, atau mencari dalih untuk merobah bahkan menolaknya. Apapun pilihan kita, keadilan Allah akan tetap perlaksana. Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...