Selasa, 15 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 3:18 (bag.2)

Wahyu 3:18 (bag.2)
"Maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga PAKAIAN PUTIH, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat."

Laodekia adalah penghasil kain Wool yang terkenal halus dan bermutu tinggi, terutama wool hitam di wilayah kekaisaran Romawi. Tetapi mengapa Yesus menyatakan bahwa mereka telanjang dan harus membeli pakaian putih? Memang benar mereka tidak pernah kekurangan pakaian, tetapi untuk mendapatkan kain wool putih, kota Laodekia harus membeli dari luar, terutama dari kota Sardis, ibu kota Lydia sebagai produsen kain wool putih.

Lebih dari itu kain putih adalah lambang tabiat atau karakter pemenang rohani. Itu hanya terjadi jika tabiat kita  dibasuh oleh darah Yesus (Wahyu 7:15). Caranya bagaimana?  Membeli atau "barter" dengan menukarkan  tabiat Laodekia yang sombong dan suam-suam kuku seperti "kain wool hitam" itu dengan tabiat Kristus "pakaian putih" yang telah dibasuh dengan darah Yesus. Kita semua seperti Adam dan Hawa yang telah berdosa dan telanjang di hadapan Yesus. Hanya melalui pengorbanan-Nya, ketelanjangan rohani kita akan ditutup dengan menghidupkan karakter-Nya.

Dengan hidup bertabiat seperti Yesus, mengenakan kebenaran Kristus (1 Yohanes 2:6) kita tidak akan malu di hadapan Allah, dan justru menjadi terang bagi dunia ini. Tuhan memberkati.- -Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...