Wahyu 4:4 --- "Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk DUA PULUH EMPAT TUA-TUA, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka."
Siapa dua puluh empat tua-tua yang dilihat oleh Yohanes di Sorga telah menjadi perdebatan dan perbedaan pendapat di antara umat Kristen. Oleh kerena itu, mari kita izinkan Alkitab menerangkan dirinya sendiri. Pertama, tidak mungkin mereka adalah malaikat. Fakta bahwa mereka duduk di atas takhta menunjukkan bahwa mereka akan memerintah bersama Kristus. Di dalam Alkitab tidak ada malaikat yang pernah memerintah atau duduk di atas takhta. Namun umat Tuhan yang menang dalam pertandingan iman, berulang kali dikatakan akan memerintah bersama Kristus (Wahyu 2: 26-27, 5:10, 20: 4; Matius 19:28; Lukas 22:30).
Kedua, kata Yunani "presbuteros" yang diterjemahkan di sini sebagai “penatua” tidak pernah digunakan untuk merujuk kepada malaikat atau makluk lain, tetapi hanya untuk manusia, biasanya merujuk pada orang yang berusia lanjut atau orang bijak yang "dituakan" karena banyak pengalaman sebagai pemimpin umat Tuhan, sedangkan malaikat atau penduduk dunia lain tidak mengenal istilah tua karena mereka memang tidak pernah menjadi tua. Walaupun malaikat sering kali muncul dengan pakaian putih, tetapi Alkitab selalu menunjuk kepada manusia yang karakternya sudah dibaharui dengan darah Kristus (Wahyu 3: 5,18; 19: 8).
Mahkota emas yang dikenakan oleh para tetua juga menunjukkan mereka adalah manusia, bukan malaikat ataupun makluk dari dunia lain. Mahkota tidak pernah diiberikan kepada malaikat, juga malaikat tidak pernah terlihat mengenakannya. Kata "stefanos" yang diterjemahkan “mahkota” di sini merujuk pada mahkota kemenangan, dikenakan oleh mereka yang telah berhasil memenangkan dalam pertandingan iman selama hidup di dunia ini. (Wahyu 2:10;
& Yakobus 1:12).
Dua puluh empat tua-tua adalah perwakilan dari umat Tuhan yang telah menang dalam pertandingan iman di sepanjang sejarah dunia ini. Mereka telah mati karena iman dan dibangkitkan kembali serta dibawa ke Sorga. Jika kita setia, kita juga akan duduk di atas tahkta Yesus, bahkan hidup bersama Tuhan selama-lamanya. Tuhan memberkati.- Krist
Pendalaman Alkitab secara pribadi adalah sangat penting di zaman ini untuk mempersiapkan diri kita menghadapi masa krisis di akhir zaman yang dipenuhi dengan banyak ajaran palsu dan menyesatkan. Dengan demikian kita bisa tetap setia pada Yesus dan kebenaran-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 22:14 -- Berbahagialah mereka yang MEMBASUH JUBAHNYA . Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-...
-
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 10:9 -- Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar