Wahyu 7:1 --- Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka MENAHAN KEEMPAT MATA ANGIN BUMI, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
Ketika Yesus membuka meterai keenam, terjadi fenomena yang luar biasa di bumi yaitu gempa bumi, matahari gelap, bulan merah darah, bintang berguguran dan berbagai bencana serta kerusakan di bumi ini (Wahyu 6:12-14). Yang menarik, semua becana itu semakin hari semakin sering terjadi dan semakin parah, sampai pada hari kedatangan Yesus (Wahyu 6:16,17). Tidak hanya dari fenomena alam, melainkan kondisi moral yang semakin merosot dan sosial politik yang semakin rusak (2Timotius 3:1-5), yang menjadi petunjuk bahwa kedatangan Yesus yang kedua kali sudah semakin dekat untuk memberi pembalasan bagi yang menolak injil.
Oleh karena kasih-Nya, Tuhan memerintahkan empat malaikat untuk menahan keempat mata angin bumi, yang melambangkan murka dan penghukuman Allah (Yeremia 23:19,20). Karena jika dilepaskan, kehancuran dunia akan terjadi, dan banyak manusia yang akan binasa di dalam dosa. Tuhan Tetap memegang kendali terhadap semua peristiwa di dunia ini. Tuhan masih memberikan waktu bagi manusia untuk bertobat agar dapat diselamatkan dari kebinasaan yang pasti akan terjadi. Bagi yang menyambut panggilan Tuhan dan bertobat serta menuruti firman-Nya termasuk di dalamnya "sepuluh perintah" akan dimeteraikan dengan Roh Kudus (Efesus 1:13,14), sehingga hidupnya akan menjadi seperti Kristus menghasilkan buah Roh (Galatia 5:22,23).
Meterai diberikan oleh Allah untuk melindungi umat-Nya dari kerusakan, malapetaka dan kebinasaan kekal. Meterai di dahi yang melambangkan karakter Allah itu menjadi tanda Milik-Nya (2 Timotius 2:19). Dan di krisis terakhir, di akhir zaman, penurutan akan perintah Allah (Keluaran 20:1-17) menjadi karakter umat Tuhan. Sabat, hari ketujuh telah menjadi ujian bagi umat Allah di zaman Alkitab (Yehezkiel 20:12,20), dan akan menjadi meterai Allah di akhir zaman (Ibrani 4:9).
Sudahkah kita mengasihi dan meladani Yesus dengan hidup menurut firman-Nya? Sudahkah kita memelihara kekudusan hari Sabat-Nya, yang merupakan tanda bahwa kita adalah milik-Nya? Tuhan memberkati. -- Krist
Pendalaman Alkitab secara pribadi adalah sangat penting di zaman ini untuk mempersiapkan diri kita menghadapi masa krisis di akhir zaman yang dipenuhi dengan banyak ajaran palsu dan menyesatkan. Dengan demikian kita bisa tetap setia pada Yesus dan kebenaran-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 22:14 -- Berbahagialah mereka yang MEMBASUH JUBAHNYA . Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-...
-
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 10:9 -- Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar