Selasa, 15 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Mazmur 2:4 (bag.2)

Mazmur 2:4 (bag.2)
"Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; TUHAN MENGOLOK-OLOK mereka."

Pernahkah anda diolok-olok oleh orang lain? Ya, seringkali orang mengolok-olok dengan tujuan menjatuhkan dengan menghina dan menganggap rendah kita karena kelemahan, kekurangan dan ketidaksanggupan yang ada pada kita. Pemazmur menggunakan kata Ibrani "la'ag" yang artinya tidak sekedar mengolok-olok atau menghina dalam arti yang negatif, tetapi juga berarti "mencerca" atau mencela dengan keras dan terus-menerus. Itulah yang dilakukan Tuhan atas tindakan bodoh manusia yang sombong dan angkuh yang dengan berani dan tanpa rasa bersalah telah melawan Dia yang bertahkta di Sorga.

Karena kasih, Tuhan menegor dengan keras dan terus menerus agar manusia yang jahat itu sadar bahwa tindakan menolak Sang Mesias dan berlaku menyimpang dari firman-Nya adalah kesalahan yang fatal dan sia-sia bahkan dapat mendatangkan murka Tuhan (Mazmur 2:5). Allah yang kudus itu sangat membenci dosa, tetapi Dia sangat mengasihi orang berdosa. Karena kasih, Dia rela menjadi manusia untuk memberi teladan hidup yang benar dan taat pada firman Allah (Filipi 2:6-8). Karena kasih, Dia bahkan rela mati di salib Golgota agar dapat menjadi tebusan bagi semua manusia (1 Timotius 2:6).

Suatu saat, ketika firman Tuhan yang kita baca dan dengar terasa begitu keras "nengolok-olok" kita,  menampar, menyakitkan telinga serta tajam menusuk hati, itu berarti Yesus sangat mengasihi kita. Dia bersabda: "Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!" (Wahyu 3:19). Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...