Wahyu 1:4 (bag.3)
"Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari KETUJUH ROH yang ada di hadapan takhta-Nya,"
Konsep "TUJUH" di dalam Alkitab menyatakan hal yang sempurna dari sudut pandang Tuhan. Dengan demikian ketujuh Roh tidak berarti Roh Kudus ada tujuh, melainkan Roh Kudus yang sempurna. Nabi Yesaya menubuatkan datangnya Mesias yang diurapi yaitu Yesus, yang akan dipenuhi dengan Roh Kudus yang sempurna, yang memiliki tujuh identitas sebagai Roh TUHAN, Roh yang memberi hikmat, Roh sumber pengertian, Roh sumber nasihat, Roh yang menganugrahkan keperkasaan, Roh pengenalan dan Roh takut akan TUHAN ( Yesaya 11:2).
Yohanes menuliskan bahwa Roh itu ada di hadapan takhta Allah, yang berarti selalu dalam kondisi siap sedia untuk menganugrahkan kasih karunia dan damai sejahtera. Roh Kudus adalah juga sumber damai sejahtera dan kasih karunia itu sendiri. Roh Kudus tidak pasif, tetapi pribadi ilahi yang aktif, karena selain sebagai sumber, Roh itu juga melakukan tindakan aktif yaitu memberi dan tidak pernah berhenti berkarya di setiap hati manusia untuk memberikan damai sejahtera itu.
Roh Kuduslah yang memimpin para nabi dan rasul, termasuk Yohanes, untuk menulis Alkitab, sehingga walaupun ditulis oleh 40 orang selama sekitar 1600 tahun, tulisan mereka tidak saling bertentangan melainkan saling mendukung dan melengkapi (2 Petrus 1:20,21). Roh Kudus yang sama yang menuntun kita pada pertobatan dan membimbing kita untuk mengerti firman Tuhan dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya (Yoh 14:26). Kita membutuhkan Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus kita tidak akan sanggup mengerti Firman Tuhan, termasuk buku wahyu.
Tuhan Yesus mengatakan: "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya." (Lukas 11:13). Apakah kita siap untuk dituntun Roh Kudus hari ini? Tuhan memberkati.--- Krist.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar