Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 11:2

Wahyu 11:2 --- Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.

Dalam Perjanjian Lama, orang-orang yang tidak bersunat jasmani maupun tidak bersunat hati tidak diijinkan masuk kedalam pelataran Bait Suci (Yehezkiel 44:9). Tetapi tahun 70 AD justru Yerusalem diinjak-injak dan dihancurkan oleh orang-orang yang tidak bersunat (Lukas 21:24). Bahkan selama 1260 tahun atau 42 bulan nubuatan, yaitu mulai tahun 538 M  s/d 1798 M, sekutu setan telah menginjak-injak aturan ibadah Bait Suci Sorga, dengan mengubah Sepuluh Hukum, mengganti hari ibadah dari Sabtu menjadi hari Minggu, merubah cara baptisan selam dengan baptisan percik, mengambil wewenang Yesus untuk pengampunan dosa, larangan membaca Alkitab bahkan penganiayaan dan pembunuhan bagi pengikut Kristus.

Itulah sebabnya yang diukur untuk dipulihkan dan dihakimi serta akan di meteraikan di hari pendamaian hanya umat Tuhan saja. Sedangkan orang yang tidak bersunat hati yang dengan sengaja melawan firman Tuhan tidak akan dihakimi. Mereka menunggu penghakiman yang akan dilakukan oleh umat-umat tebusan pada masa 1000 tahun (Wahyu 20:4). Mereka menunggu kebinasaan kekal yang telah disiapkan ketika langit dan bumi ini dibinasakan dengan api dan diciptakan kembali menjadi langit dan bumi yang baru (2 Petrus 3:12,14).

Pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua golongan. Umat Allah yang menerima meterai Allah serta siap menerima anugrah hidup kekal, dan mereka yang memilih menolak kebenaran firman-Nya serta menunggu kebinasaan kekal. Pilihan ada pada kita secara pribadi. Dan Sekaranglah waktunya untuk menentukan pilihan kita. Tuhan memberkati. --Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...