Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 14:13

Wahyu 14:13 -- Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."

Salah satu jenis ketakutan yang dimiliki oleh manusia adalah "takut mati". Berbagai usaha dan pengobatan dilakukan, baik medis maupun alami untuk paling tidak menunda terjadinya kematian itu. Tetapi Roh Kudus melalui rasul Yohanes memberikan pernyataan yang merupakan kebalikan dari "ketakutan" akan kematian, yaitu "berbahagialah" orang yang mati.

Bagaimana bisa orang berbahagia ketika sedang menghadapi kematian? Pertama, karena orang mati itu tidak tahu apa-apa lagi. "Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati,  tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap." (Pengkhotbah  9:5). Orang mati tidak lagi mengalami sakit, takut, kuatir. Mereka tidak lagi melihat penderitaan ataupun sukacita orang lain di dunia ini. Mereka tidak lagi bisa berdoa, membenci ataupun membalaskan dendam. Sungguh kata Roh, kematian adalah "beristirahat" dari segala jerih lelah di dunia ini.

Berbahagia? Ya. Alasan kedua adalah, karena orang itu mati di dalam Tuhan. Karena ada pengharapan yang pasti, yang difirmankan oleh Dia yang telah mengalahkan maut. Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati," (Yohanes 11:25). Ketika Dia datang kembali ke dunia ini, mereka yang telah mati dalam Kristus akan dibangkitkan dalam tubuh sudah diciptakan kembali dengan sempurna, siap untuk kehidupan kekal. (1 Korintus 15:51,52).

Bagaimana supaya pengharapan itu juga menjadi bagian kita? Hanya orang yang hidup di dalam Yesus, yang mengasihi Dia dan menuruti semua perintah-Nya (Yohanes 14:15) yang akan mati di dalam Yesus. Pertanyaannya, sudahkah kita hidup di dalam Yesus? Tuhan memberkati.- - Kris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...