Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 15:6

Wahyu 15:6 - Dan ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenan yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.

Ketujuh malaikat kudus yang membawa ketujuh malapetaka itu KELUAR dari tempat yang maha kudus dalam Bait Kudus Sorgawi, di mana Sepuluh Perintah kudus tersimpan di dalam tabut perjanjian-Nya (wahyu 11:19). Hal Itu menunjukkan bahwa penghakiman yang Allah lakukan berdasarkan pada Hukum-Nya yang kudus yang merupakan gambaran dari karakter-Nya yang kudus. Itulah sebabnya empat makluk yang berada di takhta Allah berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." (Wahyu 4:8).

Karena penghakiman terakhir itu datang dari Bait Suci Allah, itu juga memberikan pernyataan bahwa tidak seorangpun di seluruh dunia ini yang dapat terbebas dari tuntutan Hukum Allah, yang telah Allah sediakan sebagai penuntun hidup bagi umat-Nya supaya bisa bertumbuh dalam pembentukan karakter seperti Kristus.Tujuh malapetaka adalah jawaban dari doa-doa orang kudus dan merupakan balasan bagi orang-orang jahat yang telah menolak kasih karunia Allah dan telah menganiaya umat kepunyaan-Nya (Wahyu 6:10).

Apa yang harus kita lakukan sementara menunggu perisiwa dasyat itu terjadi? "Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya". (2 Petrus 3:18). Tuhan memberkati.- - Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...