Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 16:17

Wahyu 16:17 --- Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: "Sudah terlaksana."

Mengapa cawan ketujuh secara spesifik dicurahkan ke angkasa? Bukankah semua tulah sebelumnya telah memenuhi angkasa sehingga semua makluk hidup terkena dampaknya yang mengerikan? Ternyata Allah ingin menyatakan bahwa Dia Yang Maha Kuasa, lebih hebat dan berkuasa dibandingkan dengan "penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka." (Efesus 2:2). Dan rasul Paulus nengingatkan: "karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara." (Efesus 6:12).

Malapetaka terakhir menyatakan bahwa tidak ada kuasa lain di dunia ini yang dapat bertahan pada saat Yesus datang kembali ke dunia ini. Bahkan kuasa kejahatan sekalipun, yang selama ribuan tahun telah menguasai bumi tidak akan berdaya melawan dasyatnya pembalasan dari Tuhan. Malapetaka terakhir diumumkan langsung dari Bait Suci Sorgawi untuk membalaskan perbuatan jahat yang telah mencemarkan  upacara bait suci di dunia ini dan menggantikan peran Yesus Juruselamat dengan ibadah palsu yang menyesatkan (Daniel 8:14). Pengumuman bahwa penghakiman sudah selesai, bahwa masa kasih karunia sudah berakhir. Pengumuman datangnya raja di atas segala raja untuk menjemput umat-Nya yang setia.

Sekaranglah waktunya untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan-Nya dengan bergantung pada kuasa Roh Kudus yang menuntun pada kehidupan kekal. Pastikan Roh yang kita ikuti benar-benar berasal dari Allah, Roh Kudus tidak pernah salah atau menyesatkan (1Yoh 4:1). Karena semua roh, penguasa angkasa akan terkena malapetaka yang datang dari Tuhan. Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...