Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 16:18

Wahyu 16:18 --- Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.

Kilat yang memancar dari timur sampai ke barat, dan dapat dilihat oleh semua mata di seluruh muka bumi, adalah satu tanda ajaib yang bahkan setanpun tidak dapat meniru atau memalsukannya, ketika Yesus datang kembali yang kedua kalinya. (Matius 24:27). Cahaya yang terang benderang itu adalah kemuliaan Yesus dan para malaikat-Nya (Matius 25:31). Begitu mulianya hari itu, maka tidak seorangpun yang berdosa, yang telah menolak Yesus, tidak akan tahan memandang Yesus (Keluaran 33:20).

Pengumuman kedatangan raja di atas segala raja yang langsung dikumandangkan dari Bait Suci Sorgawi itu bagaikan bunyi gemuruh sangat dasyat sehingga bumipun gemetar dan mengakibatkan gempa bumi yang dahsyat pula seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Itulah suara Yesus sang Imam Besar, dan tidak seorang berdosapun sanggup mendengar suara-Nya (Keluaran 12:33).

Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.
(2 Petrus 3:11,12). Tuhan memberkati.- - Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...