Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 19:20

Wahyu 19:20 -- Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya (Pengkhotbah 3:1). Demikian juga akan ada waktu  pembalasan bagi kekuasaan yang dilambangkan dengan "binatang" yang menentang firman Allah, beserta semua nabi palsu yang memberitakan kabar bohong, kabar Injil palsu yang menyesatkan bangsa-bangsa di dunia ini yang disertai dengan berbagai mujizat dan tanda-tanda ajaib lainnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang, sehingga mengalami penderitaan yang tidak terlukiskan dan pada akhirnya kebinasaan kekal.

Mujizat dan tanda ajaib tidak menjadi satu-satunya ukuran kebenaran, karena kuasa kejahatanpun bisa melakukannya. Dan Yesus dengan tegas telah mengingatkan umat-Nya di akhir zaman: "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:22,23).

Ukuran atau standar kebenaran di hadapan Allah adalah menuruti kehendak Bapa. "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga."(Matius 7:21). Bagaimana dengan kita? Sudahkah kehidupan keagamaan kita sesuai dengan kehendak-Nya? Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...