Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 19:21

Wahyu 19:21 -- Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.

Adalah wajar jika  kekuasaan yang digambarkan dengan "binatang" yang menentang Allah beserta semua nabi-nabi palsu yang telah menyesatkan segala bangsa itu dihukum oleh Allah. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang hanya ikut-ikutan, atau bahkan tidak peduli tentang masalah rohani? Apakah mereka akan terbebas dari hukuman? Kitab suci, dalam hal ini kitab  Wahyu memberikan jawaban, dan jawabannya adalah "tidak", karena mereka semua akan dibunuh dengan pedang yang keluar dari mulut Yesus (Wahyu 1:16).

Rasul Paulus menyatakan bahwa "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; Ibrani 4:12).
Dengan kata lain, semua orang berdosa tidak akan tahan dengan sabda yang keluar dari mulut Yesus. Hanya dengan bersabda maka segala sesuatu yang dikehendaki Yesus benar-benar terjadi. Dan untuk memberi hukuman bagi semua orang berdosa, Dia cukup dengan bersabda. Allah adalah api yang menghanguskan (Ibrani 12:29). Demikian juga Firman-Nya berkuasa untuk menghakimi serta menghanguskan mereka yang menolak kasih karunia-Nya.

Kita dikaruniai kuasa untuk menentukan pilihan, dan setiap pilihan selalu ada konsekwensinya. Jika kita memilih menuruti firman-Nya, kita akan dituntun pada kehidupan kekal. Jika kita memilih menolak kebenaran firman-Nya, suatu saat sabda Allah itu akan menjadi dasar penghakiman kita, dan menghanguskan kita. Pilihan ada pada kita secara pribadi. Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...