Selasa, 22 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 22:2

Wahyu 22:2 --- Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon- POHON KEHIDUPAN yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, mereka harus diusir keluar dari taman Eden, bahkan "ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan." (Kejadian 3:24). Mengapa? Karena jika mereka tetap di dalam taman itu dan berhasil memakan buah dari pohon kehidupan itu, Adam dam Hawa akan hidup selamanya di dalam penderitaan akibat dari dosa. Itulah sebabnya, kematian adalah juga bentuk kasih Tuhan bagi semua manusia yang telah berdosa, untuk terhindar dari penderitaan yang tiada batas dan dari jerih lelah di dunia ini (Mazmur 103:13-17). Apalagi bagi umat Tuhan kematian adalah istirahat dari jerih lelah di dunia ini (Wahyu 14:13) menanti pagi kebangkitan untuk menerima anugrah hidup kekal (1 Tesalonika 4:16,17).

Kabar baiknya adalah, di dunia baru nanti, Allah dengan kasih-Nya membuka akses seluas-luasnya bagi umat tebusan untuk makan buah dari pohon kehidupan yang tidak pernah berhenti berbuah selama-lamanya. Yohanes menjelaskan bahwa "daun dari pohon-pohon itu dapat menyembuhkan segala bangsa", bukan berarti Tuhan mengijinkan adanya orang sakit di sana dan disembuhkan dengan daun pohom kehidupan, tetapi sebaliknya di dunia baru itu tidak akan ada orang yang akan sakit, dan semua yang disediakan Tuhan dirancang untuk kehidupan yang sehat, yang bebas dari sakit penyakit maupun kematian.

Alangkah indah dan ajaibnya dunia baru yang disediakan Allah bagi umat-Nya. Adalah satu kerugian jika kita tidak sampai ke sana. Marilah kita tetap setia menantikan semua yang dijanjikan Tuhan itu. Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...