Rabu, 16 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 8:7

Wahyu 8:7 - Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.

Kitab wahyu selalu berpusat pada Yesus sebagai Anak Domba yang disembelih (Wahyu 5:9). Peniupan tujuh sangkakala memberikan pernyataan bahwa kematian Yesus di salib adalah layak untuk menebus semua manusia dari kuasa dosa. Di kayu salib kasih karunia  atau "grace" telah dinyatakan, dan penghukuman atau "judgement" juga sudah ditetapkan dan dimulai bagi yang menolak injil. Ketika Sangkakala pertama ditiup maka terjadilah hujan es, api dan darah. Tiga elemen itu menjadi lambang atau tanda penghakiman Allah bagi siapa saja yang melawan Dia seperti yang terjadi pada Mesir (Keluaran 9:25), kepada Gog (Yehezkiel 38:22-23) dan juga kepada Isarel (Yeremia 21:12-14).

Bukti yang  kuat bahwa es, api dan darah adalah lambang, hukuman Allah itu hanya merusak sepertiga dari bumi dan pohon. Sepertiga adalah lambang dari "kekuasaan setan" seperti hukuman Allah bagi sepertiga Israel yang murtad (Zakharia 13:8,9), Setan menyeret sepertiga  dari malaikat Sorga, dan Babilon dihakimi Allah sepertiga bagian (Wahyu 16:19).  Sebagaimana pembukaan tujuh meterai dimulai setelah salib, demikian juga sangkakala pertama adalah penghakiman Tuhan khusus bagi mereka yang dikuasai iblis yang telah menyalibkan Yesus dan menganiaya pengikut Yesus. Sangkakala pertama adalah penghukuman bagi Yerusalem yang telah menyalibkan Yesus. kota itu hancur rata dengan tanah pada tahun 70 AD, menjadi kehancuran terbesar Israel dan mereka terusir, menyebar seluruh dunia.

Memilih Yesus sebagai juruselamat atau menolak Dia, adalah keputusan setiap orang yang bersifat sangat pribadi.  Namun demikian kita harus ingat bahwa bagaimanapun dan apapun sikap kita terhadap Yesus pasti ada konsekwensinya. Tuhan memberkati. --- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...