Ringkasan SS, Pel. 2, Triw. IV, 2019
"NEHEMIA"
I. PENDAHULUAN
a. Tidak ada yang dapat menghalangi rencana Tuhan (Yesaya 55:8). Dia selalu punya cara dan orang untuk memenuhi janji-Nya.
b. Kores dan Zerubabel dipilih Tuhan membangun kembali Bait Suci (Ezra 1:1-2:2). Dia memilih Artahsasta dan Ezra untuk "memulihkan" Bait suci dan membangun tembok kota Yerusalem (Ezra 7).
c. Ketika proyek Tuhan itu menghadapi tantangan dari dalam dan dari luar sehingga dihentikan oleh Artahsasta (Ezra4:17-24), Allah memilih Nehemiah yang artinya "Allah Penghiburanku".
I. NEHEMIA MENERIMA KABAR BURUK:
a. Pada bulan Kislew (bulan ketiga) tahun ke-20 pemerintahan Artahsasta, Nehemia menerima kabar buruk tentang Yerusalem $Nehemia 1:1-2).
b. Nehemia sedih karena orang-orang di Yerusalem menghadapi kesukaran besar, tercela, tembok dan pintu gerbang terbongkar (Nehemia 1:3).
c. Sikap Nehemia: menangis, berkabung, berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit (Nehemia 1:4).
d. Jika kita mendengar kabar buruk tentang pekerjaan Tuhan, tentang saudara-saudara kita di dalam Tuhan, apa yang kita lakukan? Akanlah kita berkabung, berpuasa dan berdoa untuk mereka?
II. DOA NEHEMIA
Doa Nehemia adalah contoh doa yang sangat terstruktur (Model doa 4P atau ACTS Prayer) dengan baik sebagai berikut:
a. Bagian pertama berisi Pujian atau Adoration: "Engkau Maha Besar dan Berkemurahan" (Nehemia 1:5).
b. Bagian kedua berisi Pengakuan Dosa atau Confession: "dengan mengaku segala dosa orang Israel, dosaku dan keluargaku" (Nehemia 1:6,7).
c. Bagian ketiga adalah Pengucapan Syukur atau Thanksgiving atas janji pemulihan yang Allah berikan: "orang-orang buangan akan Tuhan kembalikan" (Nehemia 1:8,9,10).
d. Bagian keempat adalah Permohonan atau Supplication: "dengarkanlah doa hamba-Mu ini dan biarlah hambamu berhasil hari ini" (Nehemia 1:11).
III. NEHEMIA BERBICARA
a. Nehemia adalah juru minum raja (Nehemia 1:11). Orang yang dipercaya karena berhubungan dengan keselamatan raja, dan memiliki akses langsung dengan raja. Sekitar empat bulan setelah puasa dan doa, dia baru menyampaikan isi hatinya pada raja (Neh 1:1 & 2:1).
b. Sebagai orang kepercayaan raja, dia sangat berhati-hati dalam berkata dan bertindak. Dia tidak langsung menyalahkan raja karena menghentikan pembangunan Yerusalem (Ezra 4:23), tetapi dengan bijaksana menyampaikan kerinduan untuk membangun kembali kota di mana terdapat kuburan nenek moyangnya (Ezra 2:3-5).
c. Karena Nehemia dapat dipercaya dan melayani dengan baik, raja Artahsasta mengabulkan petmohonannya (Neh 2:6), oleh karena campur tangan Tuhan yanf murah hati (Neh 2:8).
d. Maksud yang baik saja tidaklah cukup. Diperlukan ketulusan dan kebijaksanaan dalam berbicara kepada orang lain.
IV. NEHEMIA DIUTUS
a. Yerusalem dikelilingi oleh musuh-musuh yang kuat dan sangat menentang pembangunan tembok dan kotanya (Neh 1:10 - 2:19).
b. Itulah sebabnya Nehemia sebagai utusan raja, minta surat pengantar dari raja untuk semua penguasa sekitar itu agar tidak menghalangi (Neh 1:7). Bahkan surat agar mendapatkan bantuan materi pembangunan (Neh 1:8).
c. Nehemia mengandalkan Allah dalam menjalankan tugasnya dan dalam menghadapi musuh-musuh itu (Neh 2:20).
V. NEHEMIA BERSIAP UNTUK TUGASNYA:
a. Dia mengajak orang untuk keliling melihat situasi kemalangan bangsa itu, serta Yerusalem yang masih reruntuhan dan gerbangnya dibakar (Neh 2:11-17).
b. Setelah memenangkan hati mereka, dia mengajak mereka untuk membangun kembali Yerusalem, supaya tidak dicela (Neh 2:17), dengan mengingatkan kembali betapa murah hati Tuhan melindungi. (Neh 2:18).
c. Keajaiban terjadi, mendengar Tuhan selalu murah hati dan menyertai, orang-orang Yahudi itu tergerak hati dan memutuskan untuk terlibat dalam pekerjaan pembangunan yang baik itu (Neh 2:18,20).
KESIMPULAN
a. Nehemia berpuasa dan menyerahkan kesedihannya tentang Yerusalem di dalam doa kepada Tuhan selama empat bulan sebelum dia menyampaikan kepada raja, kerinduannya membangun kembali Yerusalem.
b. Sebuah model doa yang sangat terstruktur: Pujian, Pengakuan dosa, Pengucapan syukur dan Permohonan.
c.Nehemia dengan bijaksana berusaha melibatkan semua orang dalam menjalankan misinya, mulai dari raja, para penguasa wilayah bahkan orang-orang Yahudi.
Seperti arti namanya (Allah Penghiburanku), Nehemia selalu mengandalkan Tuhan dalam segala sesuatu. Bagaimana dengan kita?
Selamat Sabat, Tuhan memberkati.
--Krist
Pendalaman Alkitab secara pribadi adalah sangat penting di zaman ini untuk mempersiapkan diri kita menghadapi masa krisis di akhir zaman yang dipenuhi dengan banyak ajaran palsu dan menyesatkan. Dengan demikian kita bisa tetap setia pada Yesus dan kebenaran-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 22:14 -- Berbahagialah mereka yang MEMBASUH JUBAHNYA . Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-...
-
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 10:9 -- Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar