Selasa, 15 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 1:1 (bag.1)


Wahyu 1:1 (bag.1)
"Inilah WAHYU Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes."

Kata pertama dari buku Wahyu adalah Ἀποκάλυψις [Apokalypsis], yang artinya mengungkapkan atau membuka sesuatu yang tersembunyi. Dan kata itu sangat penting untuk diingat dan dimengerti oleh setiap pembaca buku yang penuh dengan lambang dan misteri ini. Adalah kehendak Tuhan untuk mengungkapkan apa yang tersembunyi kepada semua orang, supaya manusia mengerti akan betapa besarnya kasih Allah dan apa rencana-Nya di akhir zaman ini.
Dalam Perjanjian Baru, apokalypsis selalu menggambarkan keagungan Allah yang menyatakan diri-Nya kepada ciptaan-Nya, dan itu disebut "revelation" atau "wahyu". Jika demikian, mengapa sepertinya kita sulit memahami buku yang terakhir dalam Alkitab ini. Masalahnya, bukan tidak bisa dipahami, tetapi karena kita lebih tertarik pada hal-hal lain seperti membaca surat kabar, menonton TV, menghabiskan banyak waktu untuk sosial media,  games dan tidak tertarik pada hal-hal yang diwahyukan Tuhan. Padahal untuk memahami buku Wahyu, diperlukan waktu dan usaha untuk mempelajari bagian Alkitab yang lainnya. Kita membutuhkan landasan di seluruh isu Kitab Suci yang juga merupakan karya Roh Kudus yang menyatakan Allah dan kabar baik tentang keselamatan bagi manusia sepanjang zaman.
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah (2 Petrus 1:20-21). Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...