Selasa, 15 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 1:1 (bag.2)

Wahyu 1:1 (Bag.2)
"Inilah wahyu YESUS KRISTUS, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes."

Ada banyak nama Yesus di zaman Perjanjian baru. Bahkan seorang penjahat yang dibebaskan oleh Pontius Pilatus dari hukuman mati namanya Yesus Barabas (Matius 27:16). Tetapi Yesus Kristus yang menggantikan Barabas, Dia adalah Allah yang oleh karena kasih-Nya, telah menjadi manusia, dan mengambil rupa seorang hamba serta memberikan teladan hidup yang taat pada Firman Tuhan, bahkan taat sampai mati di kayu salib(Filipi 2:6-11), supaya di dalam nama Yesus Kristus itu saja, semua manusia dapat peroleh keselamatan (Kisah 4:12).

Buku Wahyu, tidak hanya bicara tentang simbul yang "dianggap" membingungkan dan tentang masa depan, tetapi justru lebih banyak berbicara tentang Yesus Kristus, yang adalah tema utama dari buku yang ditulis oleh rasul Yohanes yang kekasih ini. Keberadaan-Nya  dinyatakan dengan terang benderang, dari berbagai sudut pandang, sejak awal hingga bagian terakhir kitab. Dengan demikian, untuk mengerti tentang isi buku yang paling tidak disukai oleh kebanyakan orang Kristen ini, kita harus melihat segala sesuatunya hanya berpusat pada Yesus. Apapun isunya, semuanya hanya untuk menyatakan Kristus. Tanpa Yesus Kristus, buku Wahyu hanya tampak seperti buku fiksi lainnya.

Bagaimana dengan kita? Apakah Yesus Kristus juga menjadi pusat dan tema hidup kita? Dengan Yesus, hidup kita akan dipenuhi dengan damai, karena ada pengharapan yang pasti untuk menghadapi masa depan ( 1 Petrus 1:3) Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...