Senin, 21 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 20:2

Wahyu 20:2 --  ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,

Setelah berhasil menjerat Hawa dan Adam ke dalam dosa yaitu melanggar hukum atau peraturan yang ditetapkan Allah di taman Eden, dengan memakan buah larangan (1 Yohanes 3:4), maka setan atau iblis, atau si ular tua atau naga itu memusatkan semua usahanya atas dunia ini selama ribuan tahun sampai sekarang. Setiap saat, siang dan malam, kuasa kejahatan itu berkerja keras mendakwa, menuduh, menjebak, menipu dan mencari kelemahan umat-umat Tuhan (Wahyu 12:10), berjalan keliling tanpa kenal lelah seperti singa yang lapar untuk memastikan semua keturunan Adam takluk di bawah kekuasaannya (1 Petrus 5:8).

Tetapi pada kenyataannya bumi dan segala isinya tetaplah milik Allah (Mazmur 24:1). Allah tetaplah penguasa alam semesta dan tidak satupun yang dapat merampas dari pada-Nya.  Itulah sebabnya, ketika semua umat Tuhan sudah diangkat ke Sorga (Wahyu 20:4), dan semua orang jahat mati di bumi ini (Wahyu 19:5), maka Tuhan menunjukkan kuasa-Nya dengan memberikan hukuman khusus pada Setan si penggoda dan penyesat itu dengan "mengikatnya" di dunia ini selama seribu tahun. Iblis hidup dalam  penderitaan karena sendirian di bumi yang sunyi sepi tanpa penghuni. Tidak ada lagi manusia yang dapat digoda dan dijerat ke dalam dosa. ia dirantai, diikat, dikurung dengan keadaan yang  membosankan tanpa aktivitas apapun selama seribu tahun, di bumi ini (Wahyu 20:3).

Allah adalah Allah yang penuh kasih tetapi juga Allah yang adil. Seperti yang dikatakan pemazmur: "Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman." (Mazmur 85:11). Dia memberi upah bagi yang setia pada-Nya, tetapi juga memberikan hukuman bagi setan dan para pengikutnya yang melawan dan menolak kasih-Nya. Sudahkah kita hidup dalam Kasih-Nya dengan menuruti semua perintah-Nya? (Yohanes 14:15) Tuhan memberkati.-- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...