Wahyu 3:20
"Lihat, Aku BERDIRI di muka pintu dan MENGETUK; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."
Kepada jemaat Laodekia, Yesus menyatakan diri sebagai Pencipta alam semesta (Wahyu 3:14), berarti Dia adalah Yang Maha Kuasa yang bisa melakukan apapun yang Dia kehendaki tanpa ada ciptaan yang dapat menghalanginya. Namun demikian, Sang Penebus itu tidak mau memaksa masuk ke dalam hati kita, melainkan memilih menunggu di pintu hati kita. Tidak peduli sudah berapa kali kita menolak kehadiran Yesus, Dia tetap berdiri dan mengetuk. Tidak peduli berapa lama Dia telah dengan sabar menunggu, Yesus tetap sabar menunggu sampai kita membuka pintu dan masuk untuk menolong dan menuntun kita. Kasih Yesus itu tidak memaksakan kehendak, tetapi membutuh tanggapan yang original, yang tulus dari hati kita yang paling dalam.
Mungkin kita sudah mengijinkan Yesus masuk dalam hati. Tetapi mengapa tidak ada kuasa dan perobahan dalam hidup kita? Jika itu terjadi, mari kita mengambil waktu untuk merenung, karena bisa jadi kita telah membiarkan Yesus sebagai orang asing dalam hati. Kita tidak bicara dengan Dia melalui doa, kita juga tidak izinkan Dia bicara kepada kita melalui mendengar dan membaca firman-Nya. Kita telah membiarkan Yesus menganggur karena kita tidak peduli kehadiran-Nya, kita tidak minta nasehat-Nya dan kita melakukan segala sesuatu sekehendak sendiri.
Pastikan, bahwa nama Yesus TIDAK hanya ada pada lagu pujian yang kita nyanyikan, atau tertulis pada hiasan dinding yang tergantung di ruang tamu kita, atau hanya melekat pada status kita sebagai orang yang beragama Kristen. Pastikan bahwa Dia benar-benar sudah masuk dan berkerajaan dalam hati kita sehingga hidup kita tidak lagi suam-suam kuku. Izinkan Dia menuntun kita pada kehidupan yang kekal. Tuhan memberkati. -- Krist.
Pendalaman Alkitab secara pribadi adalah sangat penting di zaman ini untuk mempersiapkan diri kita menghadapi masa krisis di akhir zaman yang dipenuhi dengan banyak ajaran palsu dan menyesatkan. Dengan demikian kita bisa tetap setia pada Yesus dan kebenaran-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 22:14 -- Berbahagialah mereka yang MEMBASUH JUBAHNYA . Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-...
-
Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...
-
Wahyu 10:9 -- Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar