Selasa, 15 Oktober 2019

Renungan dari Kitab Wahyu 4:1

Wahyu 4:1
"Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah PINTU TERBUKA di SORGA dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini."

Kepada tujuh jemaat di Asia kecil yang menggambarkan kondisi jemaat Tuhan sampai akhir zaman, Yesus menyatakan diri dengan pernyataan yang berbeda-beda,  sesuai dengan situasi dan kondisi setiap jemaat. Tetapi hanya satu kesimpulannya yaitu Yesus sangat peduli, Dia mengerti dan ingin umat-Nya selamat. Itulah sebabnya Dia berjalan di antara tujuh kaki dian yaitu jemaat-jemaat-Nya (Wahyu 1:20 & 2:1) untuk menyertai dalam menghadapi setiap kesulitan dan tantangan kehidupan umat yang dikasihinya.

Selanjutnya Yohanes dibawa pada penglihatan yang kontras dengan kondisi dunia yang penuh dengan kejahatan dan penderitaan ini, yaitu Sorga. Yesus ingin menunjukkan pada Yohanes dan umat-Nya, bahwa setiap penderitaan yang dialami umat-Nya akan berakhir, dan upah menanti bagi barang siapa yang menang (Wahyu 2 & 3) yaitu Sorga yang penuh kemuliaan, kebahagiaan serta kehidupan kekal. Yesus ingin menyakinkan bahwa tempat tinggal yang Dia janjikan iru benar-benar ada dan nyata. Murid yang dikasihi itu melihat bahwa pintu Sorga itu terbuka, yang berarti pintu rahmat masih tetap terbuka bagi semua orang yang mau dibawa ke sana (Wahyu 22:17).

Menyadari bahwa kita sedang hidup di zaman Laodekia, berarti kita sudah semakin dekat dengan waktu kedatangan Yesus, untuk membawa kita ke Sorga. Itulah sebabnya kita harus merelakan diri untuk ditegor dan dihajar, agar kita dibentuk dan ditempa menjadi serupa dengan Yesus (Wahyu 3:19). Tuhan memberkati. -- Krist

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Dari Kitab Wahyu 14:5

Wahtu 14:5 -- Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat DUSTA; mereka tidak bercela. Dusta adalah dosa yang paling mudah dilakukan dan ...